Kategori: Berita

INTERNAL AUDIT SISTEM JAMINAN HALAL (SJH) BAGI FASILITATOR DAN AUDITOR HALAL INTERNAL SUKSES DIGELAR OLEH LPPOM MUI KALSEL

Banjarbaru, 12-13 Maret 2019

LPPOM MUI Kalsel sukses menggelar Pelatihan Internal Audit Sistem Jaminan Halal (SJH) bagi Fasilitator dan Auditor Halal Internal pada tahun 2019, pelatihan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Bidang Pelatihan LPPOM MUI Kalsel sejak tahun 2015. Pelatihan kali ini berbeda dari pelatihan sebelumnya, kali ini pelatihan berfokus pada bagaimana cara atau proses Internal Audit disebuah perusahaan untuk menjamin bahwa implementasi sistem jaminan halal terlaksana dengan baik.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh K.H. Husin Naparin, Lc., M. A. selaku Ketua Umum MUI Kalsel dan didampingi oleh Ketua Bidang Fatwa K.H. Abdussamad Sulaiman, Lc. dan jajaran Komisi Fatwa MUI Kalsel.

 

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tahun ini, LPPOM MUI Kalsel mengundang narasumber dari LPPOM MUI Pusat, Dr. Ir. Aji Jumiono, M.Si. yang merupakan Kepala Bidang Pembinaan LPPOM Daerah. Selain beliau, juga ada dua orang narasumber LPPOM MUI Kalsel, yaitu Udiantoro, S.P., M.Si. selaku Direktur LPPOM MUI Kalsel dan Drs. Taufiqur Rohman, M.Si. yang merupakan Kepala Bidang Auditing LPPOM MUI Kalsel.

 

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Seperti tahun sebelumnya, dalam kegiatan pembukaan kali ini juga ada Ceremony Penyerahan Sertifikat Halal MUI secara simbolis, dan langsung diserahkan oleh Ketua MUI Kalsel kepada beberapa perusahaan yang sudah mendapatkan Sertifikat Halal, baik itu Sertifikat Halal baru maupun yang sudah perpanjangan.

 

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pelatihan ini dihadiri oleh kurang lebih 60 peserta yang terdiri dari berbagai perusahaan dan instansi yang ada di Kalimantan Selatan. Dari unit usaha pengolahan, restoran, katering, bakery hingga rumah sakit. Dari instansi pemerintah seperti Dinas Perindustrian Provinsi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab./ Kota hingga Dinas Perkebunan dan Peternakan yang merupakan fasilitator halal dan pembina UKM-UKM dan RPH di Kalimantan Selatan. Perusahaan yang mengikuti pelatihan tidak hanya perusahaan yang sudah mendapatkan Sertifikat Halal dari MUI, tapi juga perusahaan yang belum dan akan mendapatkan Sertifikat Halal. Sehingga ketika perusahaan-perusahaan tersebut mengajukan Sertifikasi Halal ke LPPOM MUI, akan lebih mudah, karena mereka sudah paham bagaimana proses mendapatkan sertifikat halal, mulai dari penyiapan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan, auditing, hingga penerbitan Sertifikat Halal.

 

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pelatihan Internal Audit Sistem Jaminan Halal (SJH) tahun 2019 yang dilaksanakan oleh LPPOM MUI kalsel kali ini diharapkan mampu mengedukasi produsen-produsen makanan, instansi-instansi terkait di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan untuk menyadari betapa pentingnya Sertifikasi Halal. Selain karena pemenuhan kebutuhan konsumen saat ini yang semakin kritis terhadap produk-produk makanan yang berstatus Halal, juga untuk memenuhi amanah Undang-undang No. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal pasal 4, yang menyatakan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. selain itu juga, bagi perusahaan diharapkan mampu melaksanakan Audit Internal diperusahaannya masing-masing dalam rangka implementasi Sistem Jaminan Halal. Dan bagi instansi-instansi pemerintah terkait diharapkan mampu bersinergi dalam membina UKM-UKM, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendapatkan Sertifikat Halal dalam rangka memajukan dan mengembangkan produk lokal, agar bisa bersaing dengan produk nasional bahkan produk impor.

Latihan Penyusunan SJH Format Template bisa didownload di sini.

Dokumentasi Pelatihan Internal Audit Sistem jaminan Halal (SJH) LPPOM MUI Kalsel 2019 bisa didownload di sini.

Internal Audit SJH bagi Fasilitator dan Auditor Halal Internal 2019

Setelah sukses dengan Pelatihan Interpretasi dan Implementasi Sistem Jaminan Halal (PI2SJH) tahun 2018 kemarin. Tahun ini LPPOM MUI Kalimantan Selatan kembali mengadakan pelatihan dengan menaikkan levelnya ke tingkat lebih tinggi dari sebelumnya, yaitu “Internal Audit SJH bagi Fasilitator dan Auditor Halal Internal”

Latar Belakang

Audit merupakan proses sitematik, independen dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara objektif untuk menentukan sampai sejauhmana kriteria audit dipenuhi.  Proses audit dapat diklasifikaan menjadi audit internal dan audit eksternal. Oleh karenanya, guna pemenuhan terhadap implementasi sistem jaminan halal (SJH), yaitu kriteria No. 10 tentang Audit Internal, maka dengan ini LPPOM MUI Kalimantan Selatan mengadakan “Internal Audit SJH bagi Fasilitator dan Auditor Halal Internal”. Hal ini dimaksud guna meningkatkan pemamahan terhadap implementasi SJH dan menyamakan persepsi mengenai perangkat dan teknik audit di kalangan fasilitator dan auditor halal internal dalam melakukan verifikasi pemenuhan 11 kriteria SJH tersebut bagi perusahaan (PT, CV, UD dan dll), serta unit usaha binaan Instansi/ Dinas terkait yang telah mendapatkan sertifikat halal (SH).

Tujuan Pelatihan

  • Mampu meningkatkan pemahaman terhadap HAS 23000 (Halal Asessment System)
  • Mampu merencanakan dan menerapkan audit internal SJH
  • Mampu membuat dan menyusun laporan audit internal SJH

Materi Pelatihan

  1. Kiteria SJH (HAS 23000)
  2. Prosedur Audit
  3. Teknik Audit
  4. Role Play Audit
  5. Kebijakan & Prosedur Sertifikasi Halal
  6. Evaluasi implementasi Manual SJH

Waktu dan Tempat

Hari Selasa-Rabu, 12-13 Maret 2019. Bertempat di Montana Hotel Syari’ah Banjarbaru*) – Kalimantan Selatan

Informasi dan Pendaftaran

Gedung MUI Kalimantan Selatan, Kantor LPPOM MUI Kalimantan Selatan. Jalan Jendral Sudirman No. 1, Komplek Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin

Telp. 0511-3367658

Email lppommui.kalsel@gmail.com

WA. 0857-5167-8719 (Herman)

Download formulir pendaftaran di sini

Biaya dan Fasilitas

Kontribusi peserta:

  1. 1.750.000,-/ orang dengan fasilitas: Sertifikat Nasional, hard copy dan soft copy materi TOT dalam flashdisk, snack 2 x sehari untuk 2 hari dan makan siang untuk 2 hari.
  2. 2.000.000,-/ orang dengan fasilitas: Sertifikat Nasional, hard copy dan soft copy materi TOT dalam flashdisk, snack 2 x sehari untuk 2 hari, makan siang untuk 2 hari, dan 1 (satu) bed di kamar Montana Hotel Syari’ah*) untuk menginap.

Batas akhir pendaftaran dan konfirmasi peserta TOT paling lambat pada selasa, 5 Maret 2019 dengan melakukan pembayaran melalui transfer atau bisa langsung datang ke Kantor LPPOM MUI Kalimantan Selatan.

BANK Kalsel Syari’ah 901.03.11.05081.2

a.n. LPPOM MUI Kalimantan Selatan

Bukti transfer dan pendaftaran bisa dikirimkan melalui WA. 0857-5167-8719 atau email lppommui.kalsel@gmail.com

Kewajiban Peserta

  1. Perusahaan/ Instansi dapat mengirimkan lebih dari 1 orang peserta (Formulir Pendaftaran dapat diperbanyak)
  2. Bagi peserta yang perusahaannya sudah mendapatkan Sertifikat Halal wajib membawa Manual Sistem Jaminan Halal (SJH) perusahaan masing-masing, dan bagi peserta dari instansi maka wajib membawa salah satu Manual Sistem Jaminan Halal (SJH) IKM atau Unit Usaha binaannya.
  3. Bagi perusahaan yang sudah mendapatkan sertifikat halal, diutamakan untuk mengirim Auditor Halal Internal Perusahaan tersebut sebagai peserta dan bagi instansi diutamakan untuk mengirimkan Fasilitator Halalnya.
  4. Peserta pelatihan juga terbuka bagi pelaku usaha yang belum mendapatkan sertifikat halal, agar memudahkan unit usahanya untuk bisa mendaftarkan dan mendapatkan sertifikat halal.
Note: *) Tempat dalam konfirmasi

 

PI2SJH 2018 LPPOM MUI Kalimantan Selatan

Banjarbaru, 13-14 Maret 2018

LPPOM MUI Kalsel kembali mengadakan Pelatihan Interpretasi dan Implementasi Sistem Jaminan Halal pada tahun 2018, yang mana pelatihan tersebut adalah agenda rutin yang dilaksanakan LPPOM MUI Kalsel setiap tahunnya sejak tahun 2015.

Pada pelatihan tersebut, LPPOM MUI Kalsel mengundang Ir. Nur Wahid, M.Si. dari Indonesia Halal Training & Education Center (IHATEC), sebagai narasumber. Selain beliau, juga ada dua orang narasumber daerah, yaitu Hasrul Satria Nur, S.Si., M.Si. dan Drs. Taufiqur Rohman, M.Si. yang merupakan Kepala Bidang Pelatihan dan Kepala Bidang Auditing LPPOM MUI Kalsel.

DSCF1875

(Dari kiri ke kanan) Hasrul Satria Nur, S.Si., M.Si (Ketua Panitia Pelaksana PI2SJH), Ir. Nur Wahid, M.Si. (Narasumber IHATEC) dan Udiantoro, S.P., M.Si (Direktur LPPOM MUI Kalsel)

 

Pelatihan ini dihadiri oleh kurang lebih 44 peserta yang terdiri dari berbagai perusahaan yang ada di Banjarmasin, Banjarbaru dan sekitarnya. Dari unit usaha pengolahan, restoran, katering, bakery hingga rumah sakit. Perusahaan yang mengikuti pelatihan tidak hanya perusahaan yang sudah mendapatkan Sertifikat Halal dari MUI, tapi juga perusahaan yang belum dan akan mendapatkan Sertifikat Halal. Sehingga ketika perusahaan-perusahaan tersebut mengajukan Sertifikasi Halal ke LPPOM MUI, akan lebih mudah, karena mereka sudah paham bagaimana proses mendapatkan sertifikat halal, mulai dari penyiapan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan, auditing, hingga penerbitan Sertifikat Halal.

DSCF1910

Peserta konsentrasi mengerjakan Pre Test PI2SJH

 

Pada kesempatan tersebut, LPPOM MUI Kalsel menyerahkan secara langsung Sertifikat Halal kepada perusahaan-perusahaan yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan Sertifikat Halal baru dan perpanjangan. Dan juga tidak lupa LPPOM MUI Kalsel memberikan Piagam Penghargaan kepada Instansi-instansi Pemerintah di lingkup Kalimantan Selatan sebagai Mitra LPPOM MUI yang secara konsisten membina dan memfasilitasi UKM-UKM yang ada di Kalimantan Selatan untuk mendapatkan Sertifikat Halal.

DSCF1873

Perusahaan-perusahaan yang mendapatkan Sertifikat Halal dari MUI Kalimantan Selatan

 

DSCF1884

Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Mitra LPPOM MUI Kalsel

 

PI2SJH tahun 2018 yang dilaksanakan oleh LPPOM MUI kalsel kali ini diharapkan mampu mengedukasi produsen-produsen makanan di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan untuk menyadari betapa pentingnya Sertifikasi Halal. Selain karena pemenuhan kebutuhan konsumen saat ini yang semakin kritis terhadap produk-produk makanan yang berstatus Halal, juga untuk memenuhi amanah Undang-undang No. 32 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal pasal 4, yang menyatakan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Dan bagi perusahaan-perusahaan yang mengikuti pelatihan tersebut, baik itu saat pengajuan, mendapatkan dan melakukan perpanjangan Sertifikasi Halal, diharapkan mampu memahami tentang Sistem Jaminan Halal, mampu merencanakan, mengimplentasikan dan mengevaluasi pelaksanaan Sistem Jaminan Halal, dan mampu menyusun dokumen persiapan pengajuan sertifikasi Halal.

Pelatihan Interpretasi Dan Implementasi Manual Sistem Jaminan halal 2018

Latar Belakang

Undang-undang No. 32 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal pasal 4 menyatakan bahwa Produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Untuk itu setiap perusahaan harus mempersiapkan tim manajemen halal yang mempunyai kemampuan untuk merencanakan, mengimpletasikan serta mengevaluasi pelaksanaan sistem jaminan halal yang diterapkan di perusahaanya. Berdasarkan kondisi tersebut LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Selatan akan melaksanakan kembali Pelatihan Interpretasi dan Implementasi Sistem Jaminan Halal 2018 bagi pemegang Sertifikat Halal MUI dan perusahaan yang akan mengajukan sertifikat halal MUI

Tujuan Pelatihan

Memahami tentang Sistem Jaminan Halal, mampu merencanakan, mengimplentasikan dan mengevaluasi pelaksanaan Sistem Jaminan Halal, mampu menyusun dokumen persiapan pengajuan sertifikasi Halal

Waktu dan Tempat Pelatihan

Tanggal 13-14 Maret 2018, Hotel Montana Syariah Banjarbaru

Materi Pelatihan

  1. Pengantar Sistem Jaminan Halal
  2. Kebijakan dan Prosedur Sertifikasi halal
  3. Kriteria Sistem Jaminan Halal
  4. Pengantar CEROL (Certification ONLINE)
  5. Penilaian Implementasi Sistem Jaminan Halal
  6. Penyusunan Dukumen Sistem Jaminan Halal

Fasilitas Pelatihan

  1. Sertifikat Nasional
  2. Seminar KIT Pelatihan
  3. Materi pelatihan (hard and soft copy)
  4. Makan siang dan snack

Informasi dan Pendaftaran

Kantor LPPOM MUI Prov. Kalsel, alamat Gedung MUI Kalsel Jln. Jend. Sudirman No.1 Komplek Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin

Telp. (0511) 3367658

Email: lppommui.kalsel@gmail.com

Formulir Pendaftaran bisa di download disini

Peserta dan Biaya Pelatihan

  1. Besarnya kontribusi peserta per orang Rp. 1.500.000,-.
  2. Pembayaran bisa ditransfer melalui No. Rekening: 901.03.11.05081.2 a.n. LPPOM MUI Kalsel, Bank Kalsel Syariah. Bukti transfer bisa dikirimkan melalui email  lppommui.kalsel@gmail.com. Atau bisa datang langsung ke sekretariat LPPOM MUI Kalsel
  3. Perusahaan dapat mengirimkan lebih dari 1 orang peserta
  4. Peserta pelatihan juga terbuka bagi pelaku usaha yang belum mendapatkan sertifikat Halal, agar memudahkan unit usahanya untuk bisa mendaftarkan dan mendapatkan sertifikat halal
  5. Batas akhir pendaftaran dan konfirmasi pembayaran 10 Maret 2018